Jika memang 2012
21/12/2012 Tidak ada yang istimewa dengan tanggal ini, seperti tadi saya dengan dari ki Gendeng Pamungkas (kalo gak salah) di sctv, angka tersebut merupakan angka istimewa bagi hampir semua ahli mistis di belahan dunia manapun. Itu yang saya dengar, kurang lebihnya itu merupakan sebagian dari kekurangan yang ada pada diriku sendiri.
Dan “Jika memang 2012″ itu terjadi, dan jika memang rahasia itu telah dibuka oleh yang maha kuasa, dan jika memang itu merupakan kepastian hal ini sebenarnya bukanlah persoalan yang perlu ditakutkan, karena itu suatu peristiwa yang pasti akan terjadi.
Yang aku pikirkan sekarang di umurku ini (36th), waktu 3 tahun kedepan mampukah aku untuk membayar semua hutang dalam perjalanan hidupku ini. Kalo boleh dihitung dari masa baligh (kira2 11 th) sampai sekarang, simpanan perjalanan hidupku ini sudah 25 tahun. Perjalanan yang amat panjang untuk mengumpulkan segenap tenaga menuju kemaksiatan.
Berapa banyak barang haram yang telah masuk kedalam perutku ini, mungkin sudah ber-ton ton beratnya, berapa banyak kebohongan yang aku lakukan dalam masa itu. Tak akan terhitung gumpalan dosa yang jelas aku jalani dengan sengaja.
Kalaupun aku mampu untuk menutup setiap detik sisa sampai 2012, maka hutangku masih 22 tahun. Masih pa..n…..jang… dan la……ma. Tapi yang jelas tak mungkin aku bisa menutup semua hutang waktuku. Yang aku butuhkan “Jika memang 2012″ adalah Dispensasi dari yang maha kuasa. Semoga Dia Setuju.
Filed under: Uncategorized | Leave a Comment
1…2…3… mulai
Tentang nama go “blog” ku lebahaira.wordpress.com, sebenarnya seh “lebah aira”, cuma kalau nama ini dipisah wordpress pasti gak setuju makanya aku gabung saja. Sekarang ini udah agak pagi aku nulis sendiri.
Dari beberapa hari ini rasanya cape bgt. gak tahu kenapa, mungkin sih jauh dari istri dan anak. Namanya manusia kalo udah jauh dari istri dan anak bisa dibilang “Gathot Koco Ilang Gapite”. siapa juga yang nyolong gapit si gathot koco ?. Ditambah lagi kerjaan kantor dan lemburan pribadi yang menumpuk. weh tambah mumet rasane. Tapi ya gimana lagi ? namanya juga ngejar setoran.
Mbuh lah sing penting latihan nulis, untuk rencana beberapa saat mendatang pengen menjadi wartawan. Tapi juga nggak tahu “biso opo ora”. “Yen Usaha Mesti Isone” kata orang begitu.
Ya wis tak usahakan sebaik mungkin, ben iso nulis dengan kata-kata yang mudah dipahami gak seperti tulisanku sekarang ini, ngawur gak ono juntrunge.
Filed under: Uncategorized | Leave a Comment
Cari
-
Blogroll